Rabu, 25 Maret 2020

Ini Waktu Paling baik Berjemur di Bawah Cahaya Matahari untuk Memperoleh Faedah Optimal

Di saat udara tengah dingin seperti sekarang, berjemur di bawah cahaya matahari adalah hal yang biasa kita kerjakan.  Untuk berjemur di bawah cahaya matahari, seharusnya di bawah jam 9 saat cahaya ultaviolet B ( UVB ) dari matahari tercipta prima, yang benar-benar berguna buat badan.



" Yang ( badan ) kita butuhkan itu cahaya UVB dari cahaya matahari, bukan ultraviolet A ( UVA ) atau ultraviolet C ( UVC ). Cahaya UVB itu di atas jam 9, " kata dokter spesialis penuaan ( geriatri ) Siti Setiati waktu didapati di Kementerian Kesehatan.

UVB punyai faedah besar sebab memiliki kandungan vitamin D yang diperlukan tulang. Vitamin D alami dari matahari ini membuat perlindungan tulang dari pengeroposan serta membuat tulang sehat.

Cahaya UVB matahari merangsang beberapa sel kulit untuk menghasilkan vitamin D. Anda juga tak perlu suplemen vitamin D, seperti obat-obatan atau vitamin untuk perkembangan tulang.

" Tak perlu suplemen kan. Ini ( jemur tubuh di bawah cahaya matahari ) memperoleh vitamin D alami serta sehat, " Siti meneruskan.

Siti mengutamakan, waktu berjemur jangan kelamaan. Waktu berjemur dapat 10-15 menit di atas jam 9. Tetapi, di atas jam 11, lama waktu berjemur 3 menit.

" Makin ke atas ( saatnya ), cahaya UVB mulai alami penurunan. Saya, contohnya, jemur tubuh di atas jam 11, ya hanya 3 menit saja. Jika jam 10 masih 5 menit, " tutur Siti yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Anggota badan yang disarankan terserang paparan cahaya matahari UVB mencakup tangan, lengan, muka, punggung,  serta kaki.

" Umumnya orang senang takut hitam kulitnya ya jika terkena cahaya matahari. Tetapi kerjakan ( jemur tubuh ) cukup 3x satu minggu. Murah dan meriah bukan memperoleh vitamin D dari cahaya matahari, " pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar